Transportasi Udara jadi Urat Nadi utama Provinsi Papua Pegunungan
WAMENA, LELEMUKU.COM – Wilayah Papua Pegunungan yang luas dengan geografis berupa pegunungan tinggi serta infrastruktur darat yang belum maksimal membuat transportasi udara menjadi sektor transportasi penting. Seluruh ibu kota kabupaten di provinsi ini telah memiliki bandar udara.
Bandar Udara Wamena di Jayawijaya, Bandar Udara Nop Goliat Dekai di Yahukimo, Bandar Udara Oksibil di Pegunungan Bintang, Bandar Udara Tiom di Lanny Jaya, Bandar Udara Karubaga di Tolikara, Bandar Udara Elelim di Yalimo, Bandar Udara Kobakma di Mamberamo Tengah, dan Bandar Udara Kenyam di Nduga menjadi penghubung utama antarwilayah.
Selain itu, terdapat bandar udara lain di berbagai ibu kota distrik yang telah berstatus kelas III, seperti Batom dan Kiwirok di Pegunungan Bintang serta Bokondini di Tolikara. Banyak lapangan terbang melayani kampung-kampung terisolir dengan infrastruktur seadanya, dilayani oleh rute perintis yang disubsidi pemerintah.
Meskipun tidak berbatasan dengan laut, provinsi ini masih dapat diakses melalui sungai. Pelabuhan Logpond di Yahukimo memiliki akses langsung ke Dekai, sedangkan Pelabuhan Batas Batu Nduga menjadi jalur alternatif. Kementerian Perhubungan berencana membangun Pelabuhan Mumugu di Asmat yang akan menjadi gerbang tol laut bagi Papua Pegunungan. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
